Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2012
setiap pilihan yang saya ambil pasti ada resikonya. termasuk yang satu ini. perihal saya nggak suka diatur. saya juga bukan orang yang suka mengatur. cinta emang sengit, kita kerjaannya cuma tarik menarik. ah ngomong apa sih ini.

Satu

     Terdengar suara dering telepon genggam berdering dari balik dua tubuh yang masih meringkuk dibalik selimut. Adrian melepas pelukannya pada punggung polos milik seorang wanita yang masih terlelap disampingnya. Entah siapa namanya. Adrian lupa, mungkin Ely, atau Mil l y, atau bisa jadi Riri. Adrian merenggangkan tubuhnya sejenak, dilihatnya layar telepon genggamnya yang sudah berhenti berdering, sebuah pesan teks tertera di layarnya. Fri , 4 nov 201 1 Received 07:00 am Asami : Mas. Selamat pagi. Bagaimana Makassar? Jangan lupa sarapan ya. Oh, ya di Jakarta hujan lebat. Saya menginap di rumah Hana. Nanti kalau pulang hati-hati ya.     Adrian tersenyum datar. Kemudian beranjak bangun lantas memakai kemejanya. Kemudian pergi setelah menuliskan sesuatu dikertas dan menyelipkannya ke dalam sepatu hak tinggi berbahan beludru merah muda di atas lantai.     Pagi itu Asami sudah mengenakan gaun biru muda panjang dengan cardigan rajut...

Belajar

membaca mu seperti sebuah buku setiap halaman dalam sanubari mu lalu menulisnya kembali jadi puisi sesuatu yang selalu ingin diisi membaca mu seperti sebuah buku mengeja baris demi baris sampai jemu ku tandai setiap bagian yang sulit ku cerna dan ku jadikan pelajaran yang mengena membaca mu seperti sebuah buku tapi kau tetap bukan sebuah buku maka kau boleh salahi aku, yang hanya membaca mu seperti sebuah buku. . minggu, 11 November 2012 00:27 Ms. A,