Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2012

stupido

kesel sama diri sendiri itu emang bikin gregetan. tugas paper SNI masih belum kelar-kelar, perpanjangan waktu biar pun cuma 4 hari malah bikin gue makin seenak jidat. leye-leye setiap hari. sialnya, kalo pulang ke rumah, gue lagi akrab banget sama nyokap, dari mulai ngomongin abang-abang ganteng bersorban di tivi, sampe betapa kerennya Siska Soewitomo, sampe pas jumat terakhir pulang pas akhirnya tumbang dan sakit, nyokap pula yang ngurusin segala ngompres dan ngelonin gue tidur. ditambah dindut yang lagi libur sekolah, bisa gue ajak nonton film-filmnya Will Smith di tv. sampe tengah malem, dan ga ada yang bawelin, kecuali kalo dindut udah ketawa cekakakan keterlaluan. rumah memang tempat berpulang paling nyaman hehe. balik lagi ke SNI, hari kamis kemaren, gue memang ga melakukan apapun di kosan, hidup gue udah kaya babi sama sipa. makan di kamar, abis makan tidur begitu seterusnya. dosennya nyuruh baca buku ong hok ham, tapi gue nyentuh pun enggak. entah kenapa gue lebih suka diajar b...

Rumah (bag-2)

Ku lihat kau terdiam di persimpangan maka jadikanlah aku rumah tempat mu menyatukan segala yang retak menampung duka dan lara mu  menyanyikan mu sajak-sajak pengantar tidur yang nyenyak maka jadikanlah aku rumah tempat pulang dan hati mu singgah jadikan aku tempat kau mengadu kelu kesah yang akan mendongengkan  menyempurnakan mu dalam kisah Sabtu, 26 Mei 2012 Ms. A,

Rumah

Pintunya kau buat dari rintikan air mata Tuhan Daun jendelanya dari kayu jati di hutan musim semi Dindingnya kokoh seakan tak pernah roboh Kamar-kamar yang menentramkan seperti teh hangat buatan ibu Ruang tamu yang akan penuh celoteh si kecil yang minta di peluk Kebun kecil di beranda yang kau tanami dengan cinta Lili,mawar dan anggrek bulan seperti gadis-gadis yang melentik genit Dan sebuah ayunan kecil yang mengayun pelan di belai angin Talinya erat seperti genggaman tangan kita sewaktu pertama jumpa Pagarnya di rambati tanaman buah anggur segar dari surga Burung-burung parkit kecil bersenda gurau di beranda Bahkan ranting, dedaunan, tanah, batu, dan pasirnya pun bernyawa Rumah kita, 07-07-2009 Ms. A,

karma

Oh sang penanam jagung! kala mentari berhenti terbang ke pelupuk mata masihkah kau dapat menghargainya? siramilah ladang mu dengan kerinduan dan pupuki dengan doa tapi awas ada serigala! serigala senang merusak apa saja merusak segala yang kau tanam pertajam mata dan telinga mu namun jangan kau tembak ia dengan senapan atau melukainya dengan mata tombak karna kita percaya tugas kita hanya menjaga dan, "yang kau semai adalah yang akan kau tuai" dan petiklah jagung-jagung ranum mu, dari hasil perbuatan November 18, 2009 Ms. A,

Desau

Senja yang tenggelam itu milik mu kah? jika pohon oak butuh daun-daun  agar sempurna masanya meranggaskan ribuan elegi  seperti tanah, aku ingin meresapi desah mu yang ditelan bulat malam menerima segala rupa dalam gelisahnya menyimpan tawa dan kecewa mu dalam kotak hiasan yang serupa kenangan dan melarungnya,  jauh, "bawa aku pulang.. segera" jumat 19 maret 2010 Ms. A,

udah malem.

udah malem, tugas numpuk, tulisan-tulisan bebas berenti gitu aja, antara males dan banyak mau hehe. muak banget kalo denger kata astim. barusan maskeran tapi tumpah. lengkap bener hidup yang agak absurd ini.. eh iya. baru sadar akhir-akhir ini.. kadang-kadang saya bersyukur saya kadang 'invisible' atau ga terlalu keliatan menonjol di mata umum, entah itu dosen, temen sekelas, sejurusan apalagi sekampus. semacam keberuntungan dalam kemalangan hahaha apalah. setelah sadar bahwa dunia perkuliahan aneeeeeeh sekali. bukan aneh tapi agak, hmmmmm gimana ya, 'membuat dahi berkerut' . thats why, lebih baik gue jadi tembok yang ga diperhatiin. sudahlah. udah malem. ga malem aja gue ngaco. selamat ke alam mimpi! Ms. A,