Pintunya kau buat dari rintikan air mata Tuhan
Daun jendelanya dari kayu jati di hutan musim semi
Dindingnya kokoh seakan tak pernah roboh
Kamar-kamar yang menentramkan seperti teh hangat buatan ibu
Ruang tamu yang akan penuh celoteh si kecil yang minta di
peluk
Kebun kecil di beranda yang kau tanami dengan cinta
Lili,mawar dan anggrek bulan seperti gadis-gadis yang
melentik genit
Dan sebuah ayunan kecil yang mengayun pelan di belai angin
Talinya erat seperti genggaman tangan kita sewaktu pertama
jumpa
Pagarnya di rambati tanaman buah anggur segar dari surga
Burung-burung parkit kecil bersenda gurau di beranda
Bahkan ranting, dedaunan, tanah, batu, dan pasirnya pun
bernyawa
Rumah kita,
07-07-2009
Ms. A,
Comments
Post a Comment