Rahwana :
Bagaimanakah? Menyederhanakan
Sebuah degup
Ketika detak-detak
Menggedor rasa kebanggaan yang tak mungkin retak
Berubah jadi detik-detik
Meleleh melewati mata mu yang lentik
Kita diam, berlari berusaha mengejar
Ia tak pernah kalah
Sekedar pura-pura mengalah
Seperti ketika di atas meja judi
Dan lagi-lagi aku jadi Drupadi
Dengan erat masih ku peluk : harga diri
Ku tantang, seberapa jauh kah kau mampu berdiri
Dengan tombak dan panah mu
Dengan gagah dan buas mu
Merobek kebanggaan diri
Ternyata Kau, Rahwana.
Dan kita berbeda cerita
Berbeda derita
Lantas bukan berarti aku tak tergoda
-Drupadi.
Comments
Post a Comment